Rabu, 16 Februari 2011

Anekdot



Anekdot I. Keserakahan
Seorang pria baru saja menemukan lampu ajaib. Ia lalu menggosoknya. Asap tebal tiba-tiba keluar dari lampu, sesosok Jin bertampang lucu.
Jin : silahkan menyebutkan tiga pemintaan
Orang  : saya minta harta berlimpah, istri yang cantik dan jadi raja.
Jin       : gampang itu, tapi kasih pelicin dulu, fullus.....
Orang : Hah! Memangnya Jin juga butuh duit????pakek minta suap segala.
Jin      : sebenarnya sih tidak. Saya Cuma kebanyakan bergaul sama manusia.

Anekdot II. Rasa sayang Bapak
Seorang bapak bernama Didot merasa sangat sedih ketika mengetahui anaknya suka kebut-kebutan. Kenyataan itu diketahuinya setelah sang anak kecelakaan dalam sebuah balapan liar. Akhirnya ia bertanya kepada seorang temannya.
Teman            : anak saya itu tidak mungkin ikut balapan Liar.
Bapak Didot   : Lho kok bisa, bagaimana kamu mendidiknya, apa rahasianya. (tanyanya dengan penasaran)
Teman            : gampang, saya beri dia sepeda motor yang tidak layak jalan sehingga tidak mungkin dipakai balapan.
Bapak Didot berfikir sejenak sambil merenung. Lalu ia menerapakan hal yang sama kepada anaknya. Ia memberi sang anak sepeda motor yang tidak layak jalan. Tapi tidak lama setelah itu sang anak mengalami kecelakaan lagi. Ketika di rumah sakit, sang anak berteriak-teriak. “biarkan saja saya mati, orang tua saya sudah tidak sayang lagi kepada saya sehingga memberikan sepeda motor yang tidak layak jalan”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar