Jumat, 11 Februari 2011

Romantika Dalam Dua Novel “(Supernova), Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh” & “Newmoon”

“(Supernova), Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh ", Novel perdana Dee ini diawali dengan cerita pertemuan sepasang gay (Dhimas-Ruben). 10 tahun kemudian, mereka merayakan pertemuan itu dengan membuat sebuah cerita yang memadukan ide mereka bersama. Hingga akhirnya mereka memilih dua tokoh utama, Ferre (29 tahun, lajang, managing director multinasional company, lulusan Harvard) dan Rana (28 tahun, seorang istri, pemimpin redaksi sekaligus wartawati sebuah majalah wanita)



Pada bagian berikutnya, dimunculkan tokoh Diva.. Seorang model yang cantik, cerdas dan kaya raya. Seorang model yang juga menjual “tubuhnya” dengan tarif dollar Amerika.

Tiga sisi kehidupan antara Dhimas-Ruben, Ferre-Rana, dan Diva, terjalin benang merah yang dirajut oleh Supernova, sesosok tokoh dunia maya yang hanya muncul di internet dan menjadi konsultan banyak orang.

Dee begitu detail dalam menggambarkan perasaan romantika yang terjadi antara para tokohnya. Antara Ferre-Rana, Ferre-Diva bahkan romantika sepasang gay(Dhimas-Ruben). Dengan diselingi oleh banyak sekali istilah fisika, filsafat serta beberapa disiplin ilmu lainnya untuk memperkuat karakter cerdas pada beberapa tokohnya. Istilah-istilah keilmuan yang sesungguhnya sangat mengganggu karena terkesan berlebihan, tidak proporsional untuk sebuah novel fiksi.

Novel ini unik dari segi penceritaan, yang awalnya diceritakan sepasang gay yang sedang menulis novel itu sendiri. Sepasang gay yang tentunya adalah para tokoh dalam novel ini. Romantika yang ada didalamnya dikemas dalam sebuah cerita dan penceritaan yang unik sehingga terkesan bukan sekedar novel roman biasa, tetapi roman fiksi dan sains sekaligus. Sekalipun begitu, Dee sangat handal dalam menyampaikan perasaan asmara yang dialami para tokohnya, ia mahir dalam mereka ulang dunia personal, dan tentunya dengan tetap dalam kemasan yang unik. Atau lebih tepatnya, supernova adalah novel sains fiksi yang kompleks dalam sebuah kemasaan kisah romantika yang sederhana.

“Newmoon”. Edward Cullen meninggalkan kekasihnya, Bella, demi keselamatan Bella sendiri. Sedih, frustasi dan merasa dunianya kosong, semenjak itu bella mendengar suara bisikan edward ketika ia melakukan hal-hal ekstrim, seperti ngebut dengan motor, mendatangi preman dikota, dll. Sebuah awal kedekatan Bella dengan Jacob Black yang telah lama dikenalnya. Jacob seorang yang paham tentang otomotif.

Karena suatu kesalah pahaman, Edward menyangka bella telah meninggal. Akhirnya edward menyimpulkan kalau bella telah meninggal dan edward berniat untuk menghancurkan keberadaan dirinya dengan pergi ke italia ke tempat keluarga voltury.

Newmon diceritakan dengan apik dari sudut pandang Bella Swan sebagai tokoh utama. Benar-benar mendetail tentang semua yang dirasakan Bella dan tentang semua hal yang ada disekitarnya dan dialami Bella sendiri. Membaca novel ini serasa membaca buku harian seorang Bella dan ikut merasakan perasaan cinta, sedih, putus asa dan dilema hubungannya dengan dua pria. Sebuah cerita Roman yang diceritakan dengan begitu natural, seperti membaca buku harian seorang yang terjebak dalam dua cinta dan dunia supranatural yang sebelumnya tidak pernah diketahuinya.

Romantika yang dikemas dalam dua novel “(Supernova), Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh” & “Newmoon”, disampaikan dengan cara penceritaan yang begitu berbeda dari dua orang penulis ternama. Newmoon terkesan lebih matang dalam menyampaikan sisi romantika dari isi novel itu sendiri. Newmoon disampaikan dengan cara yang lebih sederhana dan dengan tekhnik penceritaan yang baik, tanpa ada bagian yang terasa berlebihan, terasa seperti membaca buku harian seorang wanita yang berdebar karena sedang jatuh cinta. Berbeda dengan supernova yang ingin menyampaikan tema yang lebih kompleks dari sekedar tema percintaan. Sisi romantika dalam novel ini bukanlah hal yang benar-benar dominan dengan teori-teori sains yang bertebaran disana-sini, terasa tidak pada tempatnya dan dirasa berlebihan sekalipun tujuannya adalah menciptakan novel sains fiksi yang romantis, ibarat berpacaran disebuah rumah hantu. Aneh kan!

2 komentar:

  1. kalo newmoon bukan termasuk novel sastra esa...kata dosenku seh...ga bisa buat skripsi

    BalasHapus
  2. aku sih punya kriteria tentang apa yang kusebut sastra,... gak usah muluk2,... sastra meliputi semua jenis tulisan fiksi dan puisi.

    BalasHapus