Minggu, 09 Juni 2013

5 tips menjadi Alay Sukses


1.Mencuci
Gerakan Mencuci akan menjadi keahlian dasar yang harus dikuasai semua Alay. Dalam tarian dasar para Alay, gerakan mencuci hampir menempati porsi 50%, 50 % yang lain adalah menjemur. Setidaknya harus tahan gerakan ini dalam durasi sebuah lagu, paling sedikit adalah tiga menit, paling lama adalah satu jam dalam pertunjukan teater musikal (yang pakek alay tentu saja). Dalam gerakan mencuci ini tentu saja sangat dilarang keras mengunakan mesin cuci. Karena itu artinya si Alay makan Gaji buta, Cuma diem gak joget, kan dengan alasan pakek mesin cuci. Itu sangat dilarang okey, dan menunjukkan diri sebagai Alay pemalas yang tidak mau capek.



2.Menjemur
Ini adalah gerakan dua tangan sejajar dengan sudut 45 derajat yang amat melelahkan, dan sebenarnya untuk gerakan inilah seorang Alay dibayar. Melakukan gerakan ini selama lima menit saja bisa membakar kalori anda sebanyak satu kendi air minum, dan itulah sebabnya kebanyakan Alay itu kurus. Sangat dianjurkan dan akan menjadi nilai tambah apabila bisa kayang diantara sela-sela gerakan menjemur. Jemur2-kayang-jemur2.

3.Pasang tarif Mahal
Untuk mencapai kesuksesan sebagai seorang alay profesional, harus pasang tarif yang bagus dan bisa bersaing di pasaran. Untuk itulah sebaiknya ikut bergabung dengan grup alay yang pimpinannya minimal S1 Jurusan keuangan. Sangat tidak dianjurkan untuk bergabung dengan grup Alay yang dipimpin seorang jebolan S1 Kecerewetan, karena bisa mempengaruhi kesehatan mental dan rasa percaya diri seorang Alay.

4.Memilih Grup Alay yang sudah terkenal
Cermatilah Iklannya sebelum memutuskan bergabung dengan suatu grup Alay. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah: adanya gaji pokok alay, jenjang karir alay, jaminan ke-alay-an, Tunjangan Alay, tidak bekerja dalam tekanan, punya kebebasan cita rasa alay, dan bisa mengajukan daftar cuti yang banyak dengan berbagai alasan. Biasanya grup Alay yang baru dibentuk akan memperlakukan anggota baru dengan cara militer, jadi sebaiknya ikut grup Alay yang sudah terkenal.

5.Buntutnya Artis
Ada juga Alay solois yang ujung-ujung juga jadi kelompok sih, terus membuntuti artis tertentu bak pasukan berani mati-nya mereka. Ini biasanya akan mendapat respon dari sang artis karena saking kasiannya, lalu si artis bersedia jadi “the man behind the scene” yang akan mengarahkan para Alay bak pion-pion di meja catur, lhoh gue kok jadi filosofis yah. Pokoknya perjuangan sebagai Alay buntutnya artis adalah yang terberat karena harus siap demo ketika si artis ketangkep saat pesta narkoba atau ketangkep pas vidio main burung-nya beredar di masyarakat dan amat meresahkan karena jelek banget. Atau ditangkep gara-gara hal konyol lainnya semisal nge-gampol pacar sendiri atau ngelempar asbak atau jambak-jambakan sesama artis. Tahu kan, artis sering terlibat hal-hal semacam itu karena tekanan pekerjaan yang berat, plus tekanan pacar yang suka menekan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar