1.
Supaya jadi lelet. Televisi menayangkan berita
yang sudah sehari atau bahkan seminggu sebelumnya beredar atau bahkan menjadi
trending topik didunia maya.
2.
Menambah derajat kemalasan. Terkadang apabila
remote TV nggak nyala, kita pakek kaki, lebih tepatnya jempol kaki
3.
Supaya lebih bloon. Semua sandiwara TV adalah
jenis kejar tayang yang diambil dengan cara asal shoot. Kualitas aktingnya
jangan ditanya, lumayan bobrok dan mengahntui masa depan dunia akting.
4.
Merendahkan selera kita dalam banyak hal. Iklan di
TV membayar mahal untuk ditayangkan. Misalnya produk sampho sachet seharga 500
perak, gak mungkin iklannya senilai segitu. Artinya bahwa mengapa barang-barang
itu perlu diiklankan dengan gencar adalah kualitasnya yang rendah dan takut
kalah saingan di pasaran. Belum lagi dengan segala macam iklan yang hiperbolis
yang tujuannya Cuma menarik perhatian.
5.
Yang paling bertanggung jawab dalam dalam pola
hidup yang konsumtif dan tidak produktif adalah diri sendiri, kemudian TV
karena porsi tayangan iklan mereka yang begitu besar, bermutu rendah, miskin
informasi dan tentu saja menyita waktu keseharian kita yang pada dasarnya bisa
diisi hal-hal positif.
Nah, itulah alasan kenapa kita menonton TV, supaya lebih
lelet, bloon, telmi supaya bisa jadi lucu-lucuan disekolah, malas, berselera
rendah dan tidak produktif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar